Serunya Memancing Marlin

 

Memancing ikan berukuran besar, selain sulit juga memerlukan usaha yang lebih. Seperti memancing ikan marlin. Memburu seekor ikan marlin raksasa berukuran 4 meter tentu lebih sulit dibanding hanya mengejar ikan yang berukuran lebih kecil. Anda berisiko kehilangan kapal bahkan nyawa, apabila tidak memiliki kemampuan memadai dalam menangkapnya. Tapi apakah bisa? Ya, tentu bisa! Dengan berbekal pengetahuan yang memadai dan peralatan yang sesuai Anda mampu mendapatkan seekor ikan marlin raksasa. Tidak itu saja, Anda juga harus mengenal berbagai jenis ikan Marlin.

Ada beberapa jenis ikan marlin seperti black marlin atau marlin hitam (Makaira indica), blue marlin atau marlin biru (Makaira nigircan), Sailfish atau ikan layar (Istiophorus platypterus), White marlin atau marlin putih (Tetrapturus albidus).

 

MARLIN HITAM

Ikan marlin jenis ini terdapat di Samudra Hindia dan di Samudra Pasifik. Berada pada air dengan suhu 21 – 30 derajat Celcius dan jarang dijumpai di perairan dingin. Ikan ini dapat dengan cepat diidentifikasi karena ini satu-satunya marlin yang memiliki sirip punggung yang kaku. Sirip ini tidak bisa dilipat ke badannya. Garis punggungnya jarang sekali tampak jelas pada ikan dewasa. Punggungnya berwarna biru tua yang langsung berubah warna menjadi putih pada garis punggung.  Ikan ini memakan sotong, makarel, bonito, ikan terbang. Marlin hitam memiliki tenaga, ukuran dan ketangguhan yang menjadi tantangan pemancing. Ikan ini dikenal dengan kecepatan renangnya dan diikuti gerak menyelam yang dalam. Ikan terbesar yang pernah ditangkap beratnya mencapai 700 kilogram, sekitar lima kali berat marlin umumnya, di Cabo Blanco, Peru pada 4 Agustus 1953.

 

MARLIN BIRU

Ikan marlin biru terbesar yang pernah ditangkap beratnya 63,7 kilogram di Vitoria, Brazil 29 Februari 1992. Ikan ini hidup pada perairan hangat. Ikan ini kebanyakan menghuni Samudera Atlantik. Namun terkadang ikan marlin biru juga ada yang berenang ke perairan tropis meski sangat jarang. Ciri ikan ini adalah sirip pektoralnya tidak pernah kaku, bahkan ketika telah mati masih bisa dilipat ke dalam tubuhnya. Sirip dorsalnya tinggi dan tajam, tingginya lebih dari lebarnya tubuh ikan. Sirip ekornya besar dan berujung tajam. Ikan jenis ini termasuk petarung agresif yang kerap kali melompat ke udara, seakan-akan tidak kenal lelah. Mereka berenang dengan cepat dan kuat.

 

MARLIN PUTIH

Biasanya berat maksimum ikan dewasa jantan hanya 90 kilogram. Sedangkan yang betina sebagaimana ikan-ikan jenis ini bisa tumbuh menjadi raksasa. Ikan terbesar yang pernah ditangkap beratnya hanya sekitar 82,3 kilogram yang juga didapat di Vitoria, Brasil pada 8 Desember 1979. Ikan ini tersebar di Samudra Atlantik, Teluk Meksiko dan Laut Karibia serta juga di Laut Tengah di Eropa. Ikan ini bisa bermigrasi ke perairan tropis dan kerap berada dekat dengan pantai. Ciri yang paling menonjol adalah sirip dorsal, pektoral dan ekornya berbentuk bulat bukan tajam. Sirip pektoralnya dapat dibengkokkan hingga rapat dengan tubuhnya. Garis sisinya sangat jelas. Warna ikan ini lebih mendekati warna hijau dibandingkan marlin lainnya

 

Ya, memancing bukan sekadar keberuntungan, tapi juga keahlian. Memancing juga bukan memanjakan rasa malas, tapi adalah bentuk relaksasi, olahraga dan hobi, sekaligus juga gaya hidup kaum urban. Bayangkan, jika Anda berada di lautan lepas, di tengah birunya langit dan laut, kemudian sesuatu menyentak joran Anda! Rasanya seperti menang tender miliaran rupiah. Apalagi jika ikan yang didapat dari jenis spesial seperti marlin… mmmhh! Suatu pengalaman yang tidak akan Anda lupakan.

 

 

—————————————

Integriti Publishing

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat