Sarang Semut Yang Berkhasiat

Sarang semut telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pedalaman Papua. Mereka menggunakan sarang semut sebagai salah satu bahan makanan. Selain itu, sarang semut juga telah digunakan secara turun temurun untuk mengobati berbagai penyakit dalam.

 

Sarang semut adalah tanaman epifit yang hidup menempel pada tumbuhan lainnya. Ujung batang (umbi) yang menggelembung menjadi bentuk khasnya. Umbi ini saat masih muda berbentuk bulat dan lama kelamaan menjadi lonjong memendek atau memanjang saat tua. Kulit luar umbi diselimuti duri, seperti kaktus. Ciri khas uniknya adalah bagian dalam umbi yang memiliki rongga-rongga seperti labirin. Rongga inilah yang menjadi rumah bagi kawanan semut dan cendawan.

 

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk menemukan khasiat sarang semut. Hasilnya, banyak manfaat dan khasiat sarang semut terbukti secara empiris. Beragam manfaat sarang semut dikarenakan kandungan senyawa-senyawa aktif di dalamnya, yaitu flavonoid, tanin, tokoferol, dan polifenol. Sarang semut juga kaya akan mineral esensial seperti Kalsium, Natrium, Kalium, Seng, Besi, Fosfor dan Magnesium. Senyawa aktif tersebut bersifat antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas sehingga dapat mencegah dan mengobati penyakit degeneratif, seperti kanker, diabetes, dan jantung. Ternyata, antioksidan dalam sarang semut tak hanya bermanfaat bagi manusia, tetapi juga bagi semut itu sendiri. Antioksidan menjadi zat penting dalam proses pembentukan koloni dan melindungi tempat pentimpanan telur semut dari penyakit. Dengan beragam khasiat tersebut, sarang semut telah memperkaya khazanah obat-obatan herbal di negeri ini. Sarang semut layak dikonsumsi dan terbukti aman karena tidak menimbulkan efek samping. (dari berbagai sumber)

 

 

——————————

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat