Santapan Laut Khas Tarakan

Di setiap daerah, tentunya memiliki ciri khas makanan yang berbeda-beda. Sebagai kota yang dikelilingi laut, Tarakan mempunyai sajian kuliner khas laut yang terkenal enak dan lezat. Sehingga, tak lengkap rasanya apabila berkunjung ke kota Tarakan tanpa mencicipnya langsung. Terdapat dua kuliner khas laut di Tarakan yang sangat memanjakan lidah bagi para pecinta santapan seafood, yaitu Kepiting Soka dan Kapah.

Lunak dan Lezatnya Kepiting Soka

Di Kota Tarakan terkenal dengan makanan laut, khususnya kepiting. Berbagai macam olahan telah dihasilkan dari hewan yang satu ini, dan yang paling popular adalah Kepiting Soka.

Kepiting Soka adalah salah satu oleh-oleh primadona khas kota Tarakan. Letak Tarakan yang sangat strategis, — di mana bandara internasional dan pelabuhan besar ada di sana – menjadikan penganan jenis ini banyak dibawa sebagai oleh-oleh yang mewakili Kalimantan Utara. Harga kepiting soka relatif mahal.

Saat memesan, biasanya akan ditanyai apakah mau di makan langsung atau sebagai dibawa sebagai oleh-oleh, dan setelah memesan kepiting baru di goreng. Untuk dibawa sebagai oleh-oleh dalam perjalanan jauh, kepiting hanya akan dimasak setengah matang dan bisa digoreng kembali saat tiba di tempat tujuan. Olahan kepiting soka bisa bertahan selama 24 jam. Sedangkan untuk ketahanan lebih lama, dapat disimpan di dalam kulkas/lemari pendingin.

Bagi penggemar makanan seafood terutama kepiting, menyantap dan menikmati Kepiting Soka  merupakan hal istimewa. Kepiting ini bisa dimakan seluruh bagian tubuhnya, dikarenakan karapas/cangkangnya yang lunak. Sejatinya, penyebutan soka mengacu pada proses moulting alias berganti kulit, sehingga seluruh bagian cangkang kepiting dalam kondisi lembek dan belum sempat mengeras.

Kepiting yang memiliki cangkang lunak ini ternyata cukup sulit untuk didapatkan. Banyaknya peminat yang berburu Kepiting Soka menjadi salah satu alasan dari sulitnya untuk mendapatkan masakan khas Tarakan tersebut. Namun jika ingin menikmati masakan Kepiting Soka ini bisa langsung ke Rumah Makan “Warung Teras” yang berada di Jalan Yos Sudarso, Tarakan. Lokasinya tidak jauh dari Bandar Udara Internasional Juwata maupun Pelabuhan Tengkayu II. Untuk menuju ke lokasi ini, anda bisa menggunakan jasa angkutan taksi di kota Tarakan.

Kuliner kepiting soka goreng yang dibalut oleh tepung dan telur ini, ternyata dapat dinikmati tanpa harus mengalami kesulitan untuk membuka cangkang. Kepiting Soka memiliki tekstur daging yang mudah dicerna. Selain mudah dimakan dan rendah lemak, Kepiting Soka juga merupakan makanan yang tinggi protein, serta sumber mineral dan vitamin. Selain itu, Kepiting Soka bisa juga dibuat sebagai camilan atau kerupuk.
Mencicip Sensasi Kapah yang Gurih dan Nikmat

Selain kepiting, Kota Tarakan juga mempunyai kuliner khas laut lainnya yaitu Kapah. Kapah adalah sejenis kerang yang terdapat di pesisir pantai Kota Tarakan. Kapah sendiri adalah hewan laut yang berbentuk seperti kerang berwarna putih.

Umumnya kapah dijual di area Pantai Amal, salah satu tempat rekreasi di kota Tarakan.  Keberadaannya juga hanya dapat di temukan di pondok-pondok tempat makan sekitar pantai, sedangkan di kota agak jarang menemukan Kapah ini. Lokasi Pantai Amal ini memang agak jauh dari pusat kota Tarakan, namun jika anda ingin menuju kesini dapat menggunakan jasa angkutan taksi.

Jika mengunjungi Pantai Amal, Kapah akan menjadi menu utama dan makanan favorit pengunjungnya. Kapah ini disajikan dengan cara direbus, dan dinikmati bersama sambal jeruk nipis ataupun sambel terasi yang menjadi ciri khasnya.

Penganan ini menjadi makanan khas pantai yang wajib dicicipi jika datang ke Tarakan. Hampir seluruh rumah makan di sana menyediakan Kapah, baik yang mentah untuk dibawa pulang maupun yang telah matang yang bisa langsung dinikmati.

Di samping itu, kelezatan kapah juga dipercaya berbonus asupan manfaat untuk tubuh. Kapah, seperti juga jenis kerang lainnya, mengandung kalsium yang bisa menguatkan tulang. Sementara cangkang kapahnya sendiri dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitaran Pantai Amal untuk berkarya dengan ekonomi kreatif. Mereka mengolah cangkang kapah menjadi sebuah asbak rokok, tempat tisu, dan beberapa jenis benda lainnya dengan penampilan yang menarik mata.

Kapah yang lezat dan sarat manfaat ini hanya dapat ditemukan di pesisir pantai dengan kondisi air surut. Untuk menangkapnya, diperlukan alat yang terbuat dari besi, yang bentuk ujungnya mampu menggerus pasir. Kebanyakan penjual kapah di warung-warung menangkap Kapah sendiri. Namun, jika tidak sempat mencari Kapah maka pemilik warung akan membelinya dari para nelayan Kapah. Setelah diolah, harga seporsi Kapah (satu kilogram) tidaklah sampai mencekik leher. Harganya cukup bersahabat bagi para penikmat Kapah dan pantas dengan sensasi rasa yang akan didapat.

Hal inilah yang menyebabkan pemerintah setempat berupaya untuk mempromosikan Kepiting Soka dan Kapah sebagai oleh-oleh kuliner khas Kalimantan Utara. Bagi wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang berkunjung ke Tarakan, belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi olahan laut tersebut. (Oleh: Abdullah Baradja)

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat