Memahami Jenis-jenis Sertifikat Tanah

Sertifikat tanah merupakan bukti otentik atas hak penguasaan, hak guna atau bukti kepemilikan tanah. Sama halnya dengan kendaraan, yang punya BPKB atau Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor sebagai bukti. Pemilik tanah juga wajib memliki sertifikat atas tanah yang ditinggali.

Adapun sertifikat atas hak tanah terbagi atas beberapa dokumen seperti Sertifikat Hak Milik (SHM), Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Guna Usaha (HGU). SHM merupakan sertifikat yang menandakan pemilik sertifikat tersebut memiliki hak penuh sebagai pemilik lahan di sebuah kawasan dengan luas tertentu yang tercantum dalam surat dengan waktu yang tidak terbatas. 

Sementara HGB adalah kewenangan yang diberikan oleh pemerintah atau suatu hak yang didapatkan untuk menggunakan sebuah lahan yang bukan miliknya sendiri dalam jangka waktu 30 tahun dan dapat diperpanjang selama 20 tahun. Pemilik HGB sebenarnya hanya memiliki hak atas bangunan saja, sedangkan tanahnya milik negara.  Biasanya, lahan berstatus HGB dimanfaatkan untuk mendirikan unit perumahan dan apartemen. Sedangkan HGU, mengutip berbagai sumber, merupakan hak untuk mengusahakan tanah yang dikuasai negara. Hak menguasai lahan negara ini biasanya paling lama 25 tahun. Umumnya tanah tersebut digunakan untuk keperluan usaha di sektor pertanian, perkebunan, perikanan atau peternakan. 

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat