Meluncur di Gurun Pasir Jogja

Kini, bukan hanya di gurun-gurun di Namibia, Amerika Utara dan Australia saja yang bisa dijadikan tempat untuk meluncur atau olahraga sandboarding, tetapi juga di Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta.

Sandboarding merupakan sebuah olahraga ekstrem yang dimana pemainnya meluncur di atas pasir dengan sebuah papan luncur. Olahraga ini menjadi populer di beberapa negara yang terdapat gurun misalnya di Namibia, Amerika Utara dan Australia. Tidak hanya itu, ternyata di Indonesia juga terdapat sebuah gurun yang cocok untuk dijadikan tempat sandboarding yaitu di Gumuk Pasir atau Padang Pasir Parangkusumo di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Gundukan pasir tersebut berasal dari material abu vulkanik gunung Merapi yang terbawa oleh aliran Sungai Opak hingga akhirnya sampai ke Pantai Parangtritis. Pasir-pasir halus tersebut kemudian membentuk gundukan pasir dari abu-abu vulkanik yang kecil dan ringan yang terbawa ke tepi pantai, kemudian ketika kering akan beterbangan terbawa angin. Proses tadi terjadi secara terus menerus dalam waktu yang sangat lama hingga membentuk gundukan pasir. Gundukan pasir tersebut dikenal sebagai Gumuk Pasir Parangkusumo, karena dalam bahasa jawa Gumuk memiliki arti sebagai sebuah gundukan.

Sandboarding Ala Jogja

Gumuk Pasir Parangkusumo di Kota Gudeg ini ternyata merupakan satu-satunya yang dimiliki Indonesia. Sejauh mata memandang, pola-pola pasir yang terlihat meliuk-liuk begitu jelas terlihat di Gumuk Pasir ini seperti berada di padang pasir di daerah Timur Tengah atau Mesir. Letaknya yang sangat dekat dengan jalan raya dan pantai, menjadikan Gumuk Pasir ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan sekitar.

Setelah melihat-lihat sekeliling ada baiknya kita langsung mencoba untuk sandboarding. Namun, sebelum meluncur, pastikan dulu tubuh dalam kondisi yang fit karena sandboarding tergolong olahraga ekstrim yang butuh keseimbangan dan daya pikir cepat. Jika dalam kondisi yang kurang fit maka sebaiknya ditunda dulu sampai tubuh fit dan siap untuk meluncur karena jika masih memaksakan dikhawatirkan akan terjadi cidera dan berbahaya. Selain itu, gunakanlah peralatan pengaman, seperti pelindung lutut dan kaki, serta memakai helm agar bermain tetaplah aman.

Kemudian, jika tidak punya papan seluncur sendiri, dapat menyewa dengan operator penyewaan papan luncur yang tersedia di sana. Untuk papan seluncur dapat disewa dengan harga yang bervariasi cukup bervariasi antara Rp 150.000 – Rp 200.000 dan dapat digunakan sepuasnya hingga menyerah kelelahan. Setelah siap, carilah posisi tertinggi yang tingginya bisa hampir 20 meter jika memang sudah terbiasa berselancar, namun jika belum berpengalaman cari yang lebih rendah sekitar mencapai 5-7 meter.

Ayo Meluncur!

Saat baru pertama kali mencoba sandboarding, kita pasti tertantang untuk bangkit lagi. Tapi kalau sudah 4 hingga 5 kali mencoba meluncur di atas pasir yang lembut, tenaga bisa langsung drop karena olahraga ini memang butuh energi ekstra untuk bisa benar-benar berdiri sambil meluncur tanpa terjatuh.

Memang tidak mudah dan perlu waktu untuk bisa benar-benar berhasil karena pada awalnya papan sandboarding akan meluncur sendiri dan terlepas dari kaki dan tubuh kita akan jatuh secara otomatis. Tapi jangan sampai menyerah kita bisa terus istirahat sebentar menghimpun tenaga kembali untuk bisa menaklukan papan sandboarding.

Untuk pertama kali biasanya operator akan menemani kita sambil sesekali mengoleskan sejenis wax atau lilin. Pengolesan wax atau lilin tersebut bertujuan agar papan seluncur yang dipakai lebih licin dan dapat meluncur bebas tanpa halangan.

Agar berseluncur makin mantap, ada beberapa tips yang dapat diterapkan saat mengunjungi gumuk pasir Yogyakarta, misalnya datanglah saat menjelang sore karena sinar matahari tidak terlalu terik dan pasirnya pun tidak terlalu panas. Kemudian hindari pula datang saat musim hujan, karena percuma saja mengingat pasirnya tidak mendukung untuk aktivitas sandboarding. Jika sedang meluncur usahakan badan harus seimbang karena keseimbangan adalah kunci sukses untuk meluncur di pasir.

Selamat Meluncur!

(Oleh: Novita Puspa)

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat