Ketika Masuk Angin Menerpa

Masuk angin bukanlah tergolong penyakit berat. Meski demikian jika penyakit ini datang menerpa badan terasa tidak nyama dan bisa merepotkan terutama ketika dalam perjalanan. Penting untuk mengantisipasinya dan mengatasinya apabila sudah terlanjur terkena masuk angin.

Di dalam terminologi medik sebenarnya tidak ada istilah ”masuk angin”. Istilah ini hanya muncul pada percakapan masyarakat Indonesia. Mungkin secara medik didekati dengan istilah catch cold meski belum terlalu tepat juga.

Kemungkinan penyakit ini disebabkan tubuh terpapar lama oleh hawa dingin. Pada orang dewasa yang dirasa biasanya pegal linu, nyeri kepala, pusing, mungkin disertai mual, dan ingin muntah,. Untuk bayi dan anak, jika mereka uring-uringan selama di perjalanan, kemungkinan sedang masuk angin. Selanjutnya tubuhnya mulai demam, menolak makan atau minum, rewel, mencret-mencret  mungkin juga muntah.

Pemicunya adalah segala hal yang menimbulkan perubahan suhu menjadi dingin secara mendadak (angin, suhu udara, suhu ruangan, air mandi). Hal ini bisa mengganggu mekanisme keseimbangan suhu tubuh. Untuk antisipasi usahakan agar tubuh tidak dikagetkan hawa dingin yang mendadak. Hindari anak-anak dari hal –hal seperti tersemprot angin AC mobil, angin di jendela mobil, bangun kelewat dini hari lalu langsung mandi dingin dan sehabis hawa panas langsung masuk ruangan ber-AC yang disetel sangat dingin .

Bayi dan anak yang bangun tidur terlalu dini, keluar rumah dalam suhu udara dingin, perlu dilindungi dengan selimut. AC mobil jangan terlalu dingin. Langkah selanjutnya perlu dibaluri dengan obat gosok (penghangat badan), seperti minyak telon, atau minyak kayu putih. Anak yang terlanjur masuk angin secepatnya badannya dibuat lebih hangat. Berikan minum dan makan yang hangat-hangat seperti sop hangat dan lainnya.

Untuk bayi bisa digunakan obat tradisional, masalnya dibaluri bawang merah. Bahan seperti bawang merah akan merangsang pembuluh-pembuluh darah kecil dan saraf di kulit bayi, sehingga sirkulasi darahnya menjadi lebih aktif. Ini akan membuat pertukaran oksigennya juga lebih banyak. Jadi diharapkan setelah digosok, zat-zat yang mengganggu itu cepat dibuang hingga akhirnya badan bayi jadi lebih nyaman. Jika diikuti gejala flu saatnya diberikan obat pereda flu. (Oleh: Nur Fitrianto)

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat