Jurnalis Foto Bukan Sekadar Bisa Motret, Ini Prinsip yang Harus Dikuasai

Integriti Publishing

Dalam dunia jurnalistik, peran jurnalis foto tak bisa dipandang sebelah mata. Melalui sebuah foto memungkinkan audiens memperoleh visualisasi sebuah peristiwa, sekaligus memperkuat narasi yang ditulis. 

Tugas seorang jurnalis foto tak jauh berbeda dengan reporter, yakni menyampaikan informasi mengenai sebuah peristiwa. Yang membedakan keduanya, jurnalis foto menggunakan kamera dalam menangkap peristiwa.  

Dalam bertugas, seorang jurnalis foto tak bisa lepas dari perangkat kamera serta lensa. Dia akan sering bepergian ke tempat-tempat dengan penugasan khusus, atau bahkan mungkin tinggal dalam jangka waktu tertentu untuk mengabadikan momen tak biasa. 

Foto jurnalistik tak sekadar membekukan peristiwa menggunakan kamera, tetapi juga harus memenuhi unsur 5W+1H seperti dalam penulisan berita. Untuk menghasilkan karya foto yang estetik, menarik dan penuh warna, seorang jurnalis foto harus memiliki kepekaan saat melakukan liputan di lapangan. 

Lalu, apa sih prinsip yang harus dipegang oleh seorang jurnalis foto dalam menjalankan tugasnya. Ross Collins, profesor komunikasi dari North Dakota State University, menuliskan 10 prinsip untuk jurnalis foto, diantaranya: 

1. Mengambil foto dari jarak dekat

Seorang jurnalis foto perlu sedekat mungkin dengan sebuah peristiwa, tujuannya agar foto yang dihasilkan lebih jelas dan detail. Bila tidak memungkinkan mendekat, penggunaan lensa tele/zoom dapat membantu. 

2. Mencari angle (sudut pengambilan foto) yang tak biasa

Saat liputan di lapangan, seorang jurnalis foto perlu memiliki ketajaman dan kepekaan mengenai situasi yang luput dari pandangan mata umum. Oleh karena itu, seorang jurnalis foto perlu banyak mengeksplorasi angle foto. 

3. Identitas objek harus jelas

Prinsip ini berupaya mencegah misinformasi dan mispersepsi terhadap sebuah peristiwa. Dalam memunculkan identitas objek dalam foto, hendaknya menghormati SARA, serta tidak mengeksploitasi privasi. 

4. Hindari pose mencolok 

Foto jurnalistik identik dengan pose natural, menggambarkan apa yang sebenarnya terjadi dan eksis di lapangan. Jadi, hindari memotret pose-pose mencolok yang sengaja dibuat.  

5. Fokus pada objek foto yang ingin ditonjolkan

Skill seorang jurnalis foto sangat dibutuhkan untuk memenuhi prinsip ini. Terkadang, dalam sebuah peristiwa dihadapkan pada banyak objek yang terlibat. Objek yang harus ditonjolkan bisa berupa narasumber, pelaku, atau point of interest (POI) lainnya. 

6. Teliti dengan distraksi

Meskipun sudah membuat rencana pemotretan terlebih dulu, terkadang situasi di lapangan bisa berbeda 180 derajat. Seorang jurnalis foto harus siap dengan kemungkinan ini, termasuk memahami situasi dan kondisi di sekeliling. Langkah ini penting untuk mendeteksi distraksi (gangguan) yang berpotensi mengganggu objek dalam foto. 

7. Berani 

Bukan cuma membutuhkan kepekaan dan skill, seorang jurnalis foto juga harus punya keberanian, termasuk berjibaku dengan massa atau bahkan sesama rekan seprofesi. Sebab, peristiwa bersifat dinamis tidak statis. Jika pasif, maka konsekuensinya kamu sangat mungkin melewatkan momen emas (golden moment).

Mau Traveling?  Ini Tips Packing Agar Barang-Barangmu Tak Berantakan

Mau Traveling?  Ini Tips Packing Agar Barang-Barangmu Tak Berantakan

5 Destinasi Wisata Populer di Kalimantan Tengah

5 Destinasi Wisata Populer di Kalimantan Tengah

Tren Fotografi Keren yang Bisa Dicoba

Tren Fotografi Keren yang Bisa Dicoba

Saatnya Mengenal Beragam Kopi Di Indonesia

Saatnya Mengenal Beragam Kopi Di Indonesia

Yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Berolahraga: Hindari 6 Kesalahan

Yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Berolahraga: Hindari 6 Kesalahan

Yuk, Cobain Tempat Ngopi Asik buat Nongkrong Bareng Teman di Bandung

Yuk, Cobain Tempat Ngopi Asik buat Nongkrong Bareng Teman di Bandung

Review Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness

Review Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness

Tradisi Unik Jelang Ramadan di Berbagai Daerah di Indonesia

Tradisi Unik Jelang Ramadan di Berbagai Daerah di Indonesia