Hari Raya Idul Adha 1440 H

Menghadirkan Solusi, Menciptakan Harmonisasi

Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban kerap menjadi simbol dari sebuah pengorbanan dan juga ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Hal ini sangat beralasan, karena Nabi Ibrahim AS rela “mengorbankan” Nabi Ismail AS sebagai bukti ketaatan dan kecintaannya kepada Allah SWT. Salah satu pelajaran moral penting yang dapat dipetik adalah setiap pengorbanan pasti akan memberikan hasil yang baik, selama hal itu dilakukan dengan penuh keikhlasan.

Lebih dari itu, prosesi pemotongan hewan kurban yang dilanjutkan dengan pembagian daging kurban kepada mereka yang membutuhkan maupun lingkungan sekitar, memberikan makna yang sangat mendalam dari silaturahim. Tidak hanya memberikan sejumput kebahagiaan kepada mereka yang kurang beruntung, namun juga memperkuat kebersamaan dan saling memahami kepada saudara –baik yang seiman maupun yang berbeda keyakinan. Hal ini tentu menjadi sebuah fenomena yang sangat indah untuk diimplementasikan dalam kehidupan keseharian secara konsisten.

Harmonisasi hubungan ini sudah semestinya diterapkan pula dalam setiap sisi kehidupan manusia, termasuk pada saat menjalankan proses pemasaran produk/layanan. Dimana sudah semestinya merek/brand tidak melulu berorientasi pada keunggulan produk/layanan yang ditawarkan. Melainkan berupaya optimal memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan pelanggan/konsumen. Dengan mempertajam kemampuan memahami kebutuhan pelanggan, maka merek/brand justru dapat menghasilkan produk maupun layanan yang unggul. Hal ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemasaran. Yaitu menjadi merek/brand yang bersifat solutif terhadap ragam permasalahan yang dihadapi pelanggan.

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat