Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Internasional

Setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. Peringatan tersebut dilaksanakan setiap tangga6 16 hari setiap tahunnya tanggal 25 November hingga 10 Desember tiap tahunnya. Dan dikampanyekan sebagai 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan.

Peringatan ini digagas pertama kali kali digagas oleh Women’s Global Leadership Institute tahun 1991 yang disponsori oleh Center for Women’s Global Leadership. Diharapkan dengan adanya peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, segala bentuk kekerasan di Indonesia khususnya dapat dihapuskan.

Biasanya untuk menyukseskan kampanye ini, berbagai media dimanfaatkan untuk penyebaran informasi terkait. Salah satunya melalui media televisi. Dengan televisi, segala informasi dapat disampaikan dan tidak lagi terbatas oleh jarak dan waktu sehingga menjadikan televisi sebagai alat media promosi atau menyebarkan informasi secara visual yang paling jitu dan handal, baik informasi yang sifatnya sosial, niaga ataupun hiburan.

Meski tren promosi digital semakin berkembang, namun dilansir dari laman marketing.co.id, kegiatan berpromosi dengan media tv belum ditinggalkan dan masih dianggap efektif. fakta tersebut berdasarkan  studi Turner Broadcasting dan Horizon Media bekerja sama dengan MarketShare. Studi dilakukan dengan menganalisa ribuan optimasi pemasaran oleh para pengiklan besar dari tahun 2009-2014.

Sementara itu dilansir dari swa,  fakta yang berhasil dihimpun berdasarkan survei Brand & Marketing Institute (BMI) Research dan Iconic terhadap 1.010 responden di Jabodetabek tahun 2016 menyebutkan tingkat konsumsi masyarakat urban dalam melihat promosi media televisi mencapai 83%. Akan tetapi perlu diakui biaya untuk beriklan di media tv mencapai 28 lipat. Bagaimana menurut warganet?

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat