HARI ANAK NASIONAL

Setiap manusia, anak-anak sekalipun, memiliki hak-hak yang sepatutnya dihormati. Inilah esensi dari peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh setiap tanggal 23 Juli. HAN menjadi momentum sekaligus pengingat bagi kita—orang tua, masyarakat, hingga pemerintah—untuk selalu memerhatikan pemenuhan dan penghormatan terhadap hak-hak anak. Mengapa? Karena anak adalah masa depan bangsa. Tangan-tangan kecilnya menggenggam harapan besar bangsa untuk menjaga keberlanjutan negeri tercinta.

Salah satu hak anak adalah pendidikan. Pendidikan menjadi kebutuhan anak guna mengembangkan potensi dan kreativitasnya. Di era digital seperti sekarang, pendidikan bisa diperoleh dari mana saja. Tak terbatas ruang dan waktu. Bahkan, dari smartphone dalam genggaman tangan, anak bisa memperoleh beragam pengetahuan dan keterampilan. Inilah jendela dunia generasi milenial. Dari jendela digital, anak bisa melihat dunia. Informasi dari berbagai belahan dunia diserapnya. Kreativitasnya berkembang, potensinya terasah, anak pun tumbuh menjadi generasi digital. Di sisi lain, kita sebagai orang tua memiliki peran penting untuk menyiapkan generasi digital yang benar-benar siap menghadapi tantangan di era 4.0. Dalam bimbingan dan pendampingan orang tua, anak bisa memanfaatkan setiap elemen digital secara positif untuk mengembangkan potensi dan kreativitasnya.

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat