Diet, Hidup Sehat Mengatur Pola Makan

Salah satu perubahan yang kerap menjadi sebuah kekhawatiran bagi wanita adalah bertambahnya berat badan. Hal ini dapat terjadi yang didasari oleh berbagai faktor, antara lain adalah pola makan yang tidak teratur, porsi makan yang berlebihan, ngemil, serta makan makanan yang mengandung kadar lemak yang tinggi. Bahkan, kini dengan bertambahnya berat badan tidak hanya menjadi permasalahan bagi wanita saja, melainkan juga bagi pria.

Melihat fenomena tersebut, hampir seluruh penderita lemak berlebih dan obesitas melakukan treatment diet untuk menurunkan berat badan mereka. Jenis diet yang dilakukan pun berbagai macam. Mulai dari yang sederhana, hingga diet ekstrim pun dilakukan. Berikut adalah penjelasan mengenai macam-macam diet yang dijalani dan efek yang dihasilkan dari diet tersebut.

  1. Diet Mayo

Perlu diketahui bahwa Diet Mayo ini menjadi salah satu jenis diet yang kerap menjadi pilihan bagi yang ingin menjalani progra diet. Pasalnya, Diet Mayo ini mampu menurunkan berat badan hingga 5 kilogram dalm waktu yang singkat, yaitu sekitar 12 hari. Selain itu, pada Diet Mayo ini juga dapat mengatur pola makan yang masih berantakan.

Diet Mayo dikenalkan oleh salah satu organisasi kesehatan yang terkenal di Amerika Serikat, yaitu Mayo Clinic. Pada diet ini, Anda diwajibkan untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung garam atau sama sekali tidak mengonsumsinya. Hal tersebut dilakukan karena garam dipercaya mampu mengikat cairan dan lemak dalam tubuh, sehingga mampu menyebabkan kegemukan. Saat menjalani Diet Mayo ini, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan berupa sayur-mayur dengan cara direbus atau dikukus. Hal itu dilakukan karena jika makanan yang dimasak dengan cara digoreng mengandung minyak dan kadar lemak.

  1. Diet Paleo

Diet Paleo ini dikenal sebagai diet yang diadaptasi dari pola makan yang dilakukan oleh kehidupan di zaman kuno. Di masa lampau, orang-orang kuno mengonsumsi makanan yang alamiah dengan proses masak, seperti dibakar, kukus dan rebus. Pada diet ini, Anda diharuskan mengonsumsi makanan laut yang segar sayuran hijau, serta ditambah dengan minyak zaitun. Peran minyak zaitun dalam hal ini cukup penting, karena sumber yang terkandung, yaitu zaitun merupakan tumbuhan yang sangat sehat.

Profesor Ilmu Kesehatan dan Olahraga dari Colorado State University Loren Cordain PhD melalui ABC News memaparkan bahwa pola makan diet ini mampu menurunkan kadar glikemik indeks pada tubuh. Diet Paleo juga dapat menyeimbangkan kadar lemak jenuh dan lemak tidak jenuh, meningkatkan asupan vitamin dan nutrisi sehingga dapat membuat seseorang menjalani kebiasaan mengonsumsi protein. Hasilnya akan membuat tubuh tetap ideal dan sehat dalam waktu yang lama.

Pada diet ini, Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi produk mengandung susu yang berpotensi kekurangan kalsium. Meski kalsium mampu didapatkan dari sumber lainnya seperti brokoli dan bayam, namun komponen pembentuk kalsium pada susu umumnya lebih lengkap.

  1. Diet Alkaline

Namanya sekilas seperti nama salah satu batu baterai. Namun, diet yang satu ini memang benar adanya. Diet Alkaline mengharuskan Anda untuk mengonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan alkaline, yaitu suatu zat alami yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Karena, makanan tinggi alkaline mampu membuat pH tubuh menjadi seimbang dan terkendali sehingga berbagai macam gangguan kesehatan termasuk obesitas pun dapat dihindari.

Anda dapat memilih jenis makanan sehari-hari dengan makanan alkaline antara lain adalah makanan alami yang tumbuh dari pohon atau tanah, seperti kacang-kacangan. Kamudian, Anda dapat mengolahnya dengan cara yang sehat, seperti direbus atau di kukus.

  1. Food Combining

Food Combining kini juga menjadi program diet yang menjadi pilihan banyak orang. Dalam hal ini, Food Combining memiliki prinsip untuk menjauhi makanan karbohidrat dan protein dalam waktu yang bersamaan. Karena, keduanya sulit untuk dicerna secara bersamaan. Apabila tidak dicerna dengan baik, maka sisa makanan tersebut akan menumpuk dan menimbulkan penyakit. Food Combining yang baik adalah dengan mengombinasi karbohidrat dengan sayuran atau sayuran dengan protein. Food Combining tidak membatasi porsi makan, Anda diperbolehkan untuk makan sebanyak apapun yang Anda inginkan.

  1. Clean Eating

Selain Diet Mayo dan Food Combining, Clean Eating juga menjadi salah satu pengatur pola makan yang populer saat ini. Pada Clean Eating, Anda diwajibkan untuk mengonsumsi makanan segar, organik dan bernutrisi. Anda juga dianjurkan untuk menghindari junk food dan makanan yang kurang kandungan nutrisi, seperti makanan yang memiliki proses masak terlalu panjang dan ribet. Pasalnya, hal tersebut dapat mengurangi kandungan vitamin dalam makanan.

Kelima jenis diet yang kerap dilakukan oleh banyak tersebut dapat berlangsung efektif apabila Anda menekuninya. Program diet dengan kelima cara tersebut tidak hanya memberikan efek tubuh ideal saja, namun juga sekaligus menjadi bagian dari pola gaya hidup sehat. Diet saja tidak cukup, di sisi lain Anda juga harus menyeimbangkan dengan berolahraga yang cukup untuk membakar kalori dalam tubuh. (Oleh: Abdullah Baradja)

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat