Bahkan, Superman Tidak Sempurna! #Series4

Manusia super ala DC comic yang digadang-gadang sangat perkasa pun ternyata memiliki ketidaksempurnaan. Justru, karena ketidaksempurnaan menghadapi batu kripton, maka Superman terlihat lebih “manusiawi”. Karena, tidak ada manusia yang sempurna.

Demikian pula dengan informasi/merek. Pada era digitalisasi yang serba kaku dan serba “sempurna” ini, ketidaksempurnaan yang dimiliki informasi/merek menjadi sangat dapat dimaklumi. Bahkan dapat menjadi awal terbentuknya kepercayaan yang kuat dari warganet terhadap informasi/merek tertentu.

Alih-alih terus menerus berupaya menunjukkan “kesempurnaan” yang semu, ada baiknya informasi/merek justru berperilaku apa adanya. Tentu saja, hal ini wajib didampingi semangat untuk terus memperbaiki ketidaksempurnaan yang ada. Mengakui ketidaksempurnaan sembari berupaya mengatasi ketidaksempurnaan akan menciptakan sikap positif warganet.

Sikap ksatria mengakui ketidaksempurnaan ini sering kali justru mengundang tanggapan positif warganet. Bahkan acapkali mereka tampil menjadi “pembela” informasi/merek saat menjadi bulan-bulanan para haters.

Lihat saja bagaimana Lois Lane berjuang menolong Superman dari ancaman batu kripton buatan Batman dalam film legendaris “Batman vs Superman : Dawn of Justise” (2016). Ketidaksempurnaan dan kontribusi Superman menjaga perdamaian dunia, menjadi alasan penting dan berimbang bagi Lois Lane untuk tampil sebagai pendukung setia si manusia baja.

 

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat