Awal Tahun Masehi

Seperti yang kita ketahui dalam satu tahun terdapat 12 bulan. Dalam tahun masehi bulan-bulan yang kita kenal yaitu Januari sebagai bulan pertama dan seterusnya sampai bulan desember merupakan bulan akhir di tahun masehi.

Kalender Masehi atau Anno Domini (AD) dalam bahasa Inggris adalah sebutan untuk penanggalan atau penomoran tahun yang digunakan pada kalender Julian dan Gregorian. Era kalender ini didasarkan pada tahun tradisional yang dihitung sejak kelahiran Yesus dari Nazaret. Masehi dihitung sejak hari tersebut, sedangkan sebelum itu disebut Sebelum Masehi atau SM. Perhitungan tanggal dan bulan pada Kalender Julian disempurnakan pada tahun pada tahun 1582 menjadi kalender Gregorian.

Awal tahun Masehi merujuk kepada tahun yang dianggap sebagai tahun kelahiran Nabi Isa Al-Masih (Yesus Kristus atau dalam bahasa Ibrani: “Yesua ha-Masiah”) karena itu kalender ini dinamakan menurut Yesus atau Masihiyah (Mesias). Kebalikannya, istilah Sebelum Masehi (SM) merujuk pada masa sebelum tahun tersebut. Sebagian besar orang non-Kristen biasanya mempergunakan singkatan M dan SM ini tanpa merujuk kepada konotasi Kristen tersebut. Sistem penanggalan yang merujuk pada awal tahun Masehi ini mulai diadopsi di Eropa Barat selama abad ke-8. Penghitungan kalender ini dimulai oleh seorang biarawan bernama Dionysius Exiguus (atau “Denis Pendek”) dan mula-mula dipergunakan untuk menghitung tanggal Paskah (Computus) berdasarkan tahun pendirian Roma.

Di Indonesia selain tahun Masehi yang digunakan secara resmi, banyak juga masyarakat yang menggunakan tahun Hijriyah/tahun islam dan tahun Imlek/tahun Tionghoa/tahun jawa. (dari berbagai sumber)

integriti

Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat